Kamis, 09 Juli 2026

Kontroversi Ritual Toa Pe Kong di Kota Manado

Penulis : Dr. Sri Martini, M. Hum || Editor : Dr. Hamjah Diha, M. Pd

Kehadiran buku ini bukan sekadar dokumentasi sejarah atau pencatatan ritual keagamaan semata, melainkan sebuah upaya untuk merekam jejak kultural yang telah mengakar kuat di bumi Nyiur Melambai. Melalui lembar demi lembar halaman ini, pembaca diajak untuk menyelami bagaimana tradisi penghormatan kepada Toa Pe Kong tumbuh, bertahan, dan menjadi bagian yang tak terpisahkan dari denyut nadi kehidupan masyarakat Manado.

Lebih dari sekadar narasi komunitas Tionghoa, keberadaan Toa Pe Kong dan perayaan Cap Go Meh di Kota Manado adalah simbol nyata dari indahnya toleransi dan kerukunan antarummat beragama. Di kota yang dikenal dengan semboyan "Sitorou Timou Tumou Tou" (manusia hidup untuk memanusiakan manusia lain) ini, tradisi klenteng telah melebur menjadi warisan budaya milik bersama. Buku ini mengulas bagaimana ruang-ruang sakral dan festival budaya mampu mempertemukan berbagai latar belakang masyarakat dalam sebuah harmoni yang damai, sekaligus memperkaya identitas lintas budaya di Sulawesi Utara.


ISBN : XXXXX - XXXX 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar


HDF PUBLISHING

087823313551/08193710041
hdfpublishing@hamjahdiha.org /hdfgroup@hamjahdiha.org
Website. hdfpublishing.hamjahdiha.org